Jumat, 14 Februari 2014

Faktor budaya dalam perilaku kesehatan

Faktor budaya dalam perilaku kesehatan

Faktor budaya memainkam peranan penting dalam kesehatan umumnya, tidak saja dalam kesehatan mental. Fokus baru berkenaan dengan promosi kesehatan dan pencegahan penyakit telah menciptakan suatu peran bagi ilmuwan sosial dan perilaku dalam perkembangan dan implementasi program kesehatan masyarakat.
Malaria. Misal, proyek “Sarvodaya” di Sri Lanka telah mempromosikan partisipasi masyarakat dalam upaya untuk mengendalikan populasi nyamuk dan pemantauan diri atas kesehatan orang.
Kebertahanhidupan anak. “Strategi GOBI” dari UNICEF ditujukan pada peningkatan angka kebertahanhidupan anak di seluruh dunia dan mengkonsentrasikan pada empat teknik:

  1. Growth monitoring, atau pemantauan berkelanjutan, untuk menemukan kasus-kasus kegagalan pertumbuhan dan malnutrisi.
  2. Oral rehydration, atau terapi rehidrasi oral, untuk bayi dan anak-anak balita berkaitan dengan diare agar mengurangi angka mortalitas yang tinggi karena kekurangan cairan.
  3. Breastfeeding promotion, promosi kepada para ibu untuk memberikan ASI, karena keuntungan nutrisional langsung dan keuntungan imunologis sebagaimana halnya pengurangan secara tak langsung atas kontaminasi dari pemberian minum melalui botol yang tak sehat.
  4. Immunization, atau imunisasi, terhadap penyakit-penyakit infeksi masa kanak-kanak.

Malnutrisi dan perkembangan psikologis. Satu tujuan penelitian tentang malnutrisi dan perkembangan psikologis adalah untuk mencari pemahaman yang lebih baik tentang kaitan antara aspek biologis dan psikologis dari perkembangan manusia.

D.E. Barrett, mengulas delapan kajian yang memperlihatkan bahwa malnutrisi mengakibatkan penurunan perhatian, ketanggapan sosial yang mengurang, pengendalian atas (diri) keadaan yang lemah, kesulitan, dalam mentoleransikan frustasi, tingkatan aktivitas yang melemah, dan kekurangan inisiatif dan kemandirian, dan hal ini terjadi bahkan dalam ketiadaan penurunan kognitif yang terukur.
Penelitian dari Chavez, Martinez, dan Yaschine dan P.L. Graves, menunjukkan bahwa para pengasuh cenderung menanggapi anak yang mengalami malnutrisi secara kurang sering dan kadang dengan antusiasme yang kurang, pada gilirannya anak itu menarik diri lebih jauh dari interaksi sosial, dan suatu siklus lingkaran setan perilaku berlangsung. 

Sumber :
Buku Psikology

Kamis, 02 Januari 2014

Perjalanan hati

Indahnya Cinta

Cinta
Itulah yang kurasakan kepadanya
Karna cinta itu mempunyai berjuta keajaiban
Cinta juga mempunyai beragam warna indah didalamnya
Dan aku percaya akan keajaiban cinta
Cinta
Dengan berjuta keajaibannya
Dengan berjuta warna-warna indahnya
Dengan berjuta makna kasihnya
Kupersembahkan cintaku untukmu
Hanya untukmu cinta



Sendiri

Dalam kesendirianku yang panjang
Kunyanyikan lagu rindu
Melodi mengalun mendayu-dayu
Ketika bagaskara telah bersinar
Sangsurya mulai terbenam

Suara binatang mulai berlagu
Mengiringi kesendiriannku
Dendang minatang malam menambah kepiluan hatiku

Sendiri
 sunyi menusuk relung hati
Melodi pun tak dapat menghibur hati
Sinar sang bagaskara indah tak dapat menghilangkan kepiluan hari

Kapankah..
Kapankah akan berakhir kesendirianku ini
Rasanya begitu panjang membentang dihati





Rindu

Saat jauh darimu
Hari-hari ku terasa hampa
Saat kau didekatku
Hatiku sangat berbunga-bunga

Aku rindu dengan candamu
Aku rindu dengan senyummu
Aku rindu dengan marahmu
Aku rindu dengan perhatianmu
Yang selalu mengiringi setiap langkahku

Terkadang aku sering berpikir dan bertanya pada diriku
Tentang kamu
Apakah kamu juga merasakan kerinduan ini

Aku teringat saat kita dulu
Aku selalu teringat akan wajahmu
Senyummu yang tulus tidak dapat hilang dalam mataku
Aku akan selalu menunggumu
Sampai kau kembali padau seperti dulu



Satu kesempatan

Kalau saja masih ada satu kesempatan untukku
Dari semua kata yang terucap
Aku sayang kepadamu

Kalau saja sang waktu mengijinkan
Dari semua yang terlewatkan
Aku ingin membuatmu bahagia

Kalau saja sejuknya angina masih berpihak padaku
Dari semua yang ada
Kamu adalah orang yang paling berarti untukku

Kalau saja langin dunia mendukungku
Dari semua bintang yang bersinar dilangit
Kamu adalah bintang yng paling terang
Lebih tepatnya di dalam hatiku

Satu bintang yang ingin kugapai
Meski ku tau, saat ini aku mungkin tak bisa menggapainya
Karna bintang itu telah tergapai oleh tangan yang lain
Tapi aku yakin suatu saat bintang itu akan selalu mendampingiku
Berada di sampingku untuk menjadi sahabatku
Berada dibelakangku untuk mendukungku
Berada di depan untuk menjadi pemimpin hidupku
Berada diatas untuk menjadi imamku


Cinta

Cinta
Lima huruf yang mempunyai berjuta makna
Cinta
Yang kutahu saat pertama kali aku melihatmu
Cinta
Yang ingin kubagi saat bahuku tak mampu menopangnya
Cinta
Yang kubutuhkan saat keristal bening menetes dari mataku
Cinta
Yang mengerti semua kata yang terucap dari bibirku dan jiwaku
Cinta
Suatu rasa indah yang ingin ku persembahkan padamu
Cinta
Pasti kau dapat melihatnya dalam mataku
Cinta
Yang abadi
Cinta
Yang akan selalu mengalir dalam darahku,berdetak di jantungku,berdenyut di nadiku
Cinta

Hanya untukmu sampai jiwaku ini terpisah dengan ragaku

Senin, 16 Desember 2013

ANDROMEDA

     Dalam mitologi Yunani , Andromeda adalah putri dari Cepheus dan Cassiopeia , raja dan ratu dari kerajaan Aethiopia .
      Nama Latin bentuk Yunani Ἀνδρομέδα (Andromeda) atau Ἀνδρομέδη (Andromede): "penguasa manusia", dari ἀνήρ , ἀνδρός (Aner, Andros)"manusia", dan Medon, "penguasa".
     Ibunya Cassiopeia membual bahwa putrinya itu lebih indah dari Nereids , para nimfa -putri dewa laut Nereus dan sering terlihat mendampingi Poseidon .Untuk menghukum ratu untuk kesombongan, Poseidon, saudara Zeus dan dewa laut, mengirim rakasa laut bernama Cetus untuk memorak-porandakan pantai Aethiopia termasuk kerajaan ratu sia-sia. Raja putus asa berkonsultasi dengan Oracle of Apollo, yang mengumumkan bahwa ada jeda akan ditemukan sampai raja mengorbankan putrinya, Andromeda, untuk rakasa tersebut. Ditelanjangi, ia dirantai ke sebuah batu di pantai.
     Perseus kembali dari setelah dibunuh para Gorgon Medusa . Setelah ia terjadi pada dirantai Andromeda, ia mendekati Cetus sementara tak terlihat (karena ia mengenakan helm Hades), dan membunuh rakasa laut. Dia mengatur Andromeda gratis, dan menikahinya meskipun setelah dia sebelumnya telah berjanji untuk pamannya Phineus . Pada pernikahan pertengkaran terjadi antara rival dan Phineus telah berubah menjadi batu karena melihat kepala Gorgon.
     Andromeda mengikuti suaminya, pertama ke pulau asalnya dari Serifos , di mana ia menyelamatkan ibunya Danae , dan kemudian ke Tiryns di Argos .Bersama-sama, mereka menjadi nenek moyang dari keluarga dari Perseidae melalui garis putra mereka Perses. Perseus dan Andromeda memiliki tujuh anak: Perses , Alcaeus , Heleus , Mestor , Sthenelus , Electryon , dan Cynurus serta dua anak perempuan, Autochthe dan Gorgophone .Keturunan mereka memerintah Mycenae dari Electryon ke Eurystheus , setelah yang Atreus mencapai kerajaan, dan juga akan mencakup besar pahlawan Heracles . Menurut mitologi ini, Perseus adalah nenek moyang dari Persia .
    Setelah kematian Andromeda, seperti Euripides telah berjanji Athena pada akhir nya Andromeda , diproduksi di 412 SM, dewi menempatkannya di antara rasi bintang di langit utara, dekat Perseus dan Cassiopeia , yang konstelasi Andromeda , sehingga dikenal sejak jaman dahulu, diambil dari namanya.


Sumber :
http://en.wikipedia.org/wiki/Andromeda_(mythology)

Makhluk Mithology "GORGON"

      Gorgon adalah tiga makhluk perempuan yang berambut ular dan bersayap. Pandangan mata mereka mampu mengubah makhluk apapun menjadi batu. ketiga Gorgon itu adalah Stheno, Euriale, dan Medusa. Stheno dan Euriale abadi sedangkan Medusa tidak. Para Gorgon tinggal di Sarpedon, sebuah pulau berbatu. Stheno adalah Gorgon yang paling buas dan ganas sementara Euriale memiliki tangisan yang menakutkan.
     Medusa sendiri pada awalnya adalah seorang perawan cantik dan merupakan pendeta wanita di kuil milik Athena. Namun suatu ketika ia diperkosa oleh Poseidon di dalam kuil Athena. Hal ini membuat Athena marah, maka sang dewi pun mengubah rambut Medusa menjadi ular dan mengutuk Medusa sehingga siapapun yang melihat matanya, akan menjadi batu.
     Medusa dibunuh oleh Perseus atas perintah Raja Polidektes dari Serifos yang meminta kepala Medusa sebagai hadiah. Dengan bantuan dari Athena dan Hermes, yang memberinya sandal bersayap, Helm gaib, pedang, dan perisai cermin, Perseus berhasil melaksanakan tugasnya. Perseus membunuh Medusa dengan cara melihat bayangan Medusa di cermin agar Medusa tidak mengubahnya jadi batu lalu Perseus memenggal kepala Medusa. Kemudian dua makhluk keluar dari tubuh Medusa: Pegasus dan Khrisaor. Ketika Perseus terbang di atas Libya, sebagian darah Medusa menetes di gurun dan berubah menajdi ular berbisa.
     Setelah Perseus menyelesaikan tugasnya dan membalas perbuatan Polidektes dengan mengubahnya menjadi batu, sang pahlawan menyerahkan kepala Medusa kepada Athena untuk kemudian dipasang pada Aigis.



Sumber :
http://id.wikibooks.org/wiki/Mitologi_Yunani/Makhluk_Mitologi/Gorgon


www.gunadarma.ac.id

Makhluk Mithology "Foiniks "



     Foiniks (Feniks) merupakan burung legendaris yang keramat. Ia adalah raja dari segala burung yang ada di dunia. Burung api ini digambarkan memiliki bulu yang sangat indah berwarna merah dan keemasan yang berbalutkan cahaya terang di sekujur tubuhnya.
     Foiniks adalah burung yang mampu menyemburkan api. Bulunya berwarna emas dan tubuhnya mengeluarkan cahaya terang. Burung ini mampu hidup selama ratusan tahun. Ketika sudah tua, Foiniks akan membuat api unggun dan melompat ke api unggun tersebut. Ketika apinya padam, Foiniks akan terlahir kembali sebagai burung muda. Orang Yunani kuno percaya bahwa Foiniks bersal dari Mesir.
     Foiniks diyakini hidup dalam masa selama 500 atau 1461 tahun. Setelah hidup selama itu, Foiniks membakar dirinya sendiri. Setelah itu, dari abunya, munculah burung Foiniks muda. Siklus hidup burung Foiniks seperti itu (regenerasi), bangkit kembali setelah mati, lalu muncul sebagai sosok yang baru. Pada akhir kehidupannya, Foiniks diceritakan membangun sarang dari ranting kayu manis dimana kemudian ia terbakar.
     Foiniks merupakan simbol dari keabadian, lambang dari siklus kehidupan setelah mati, dan simbol dari kebangkitan tubuh setelah mati.
     Dikisahkan Foiniks memiliki suara yang merdu, dan dapat bernyanyi dengan begitu syahdu, hingga ia pun meneteskan airmata akan kesyahduannya itu. Air mata Foiniks diyakini dapat menyembuhkan luka.
     Foiniks menjadi simbol suci pemujaan terhadap dewa matahari di Heliopolis, Mesir. Dalam mitologi Mesir, burung Foiniks dalah simbol dari Ra, dewa matahari. Dalam mitologi Hindu, Foiniks digambarkan sebagai sesosok burung yang bernama "Garuda".
     Dalam budaya populer, Foiniks hadir sebagai summon dalam permainan video Final Fantasy yang memberi bantuan kepada tokoh-tokoh permainan tersebut dalam melawan musuh-musuh mereka. Unsur yang dikeluarkan oleh Foiniks ialah unsur api. Dan dia juga memiliki kemampuan untuk menyembuhkan jika ada yang terluka.
     Bahkan, selain dalam permainan, Foiniks juga muncul dalam film Harry Potter dengan nama Fawkes, tampil sebagai salah satu tokoh penyelamat. Dia merupakan hewan mitos yang begitu gigih dalam membela Harry Potter bersama rekan-rekannya.


Sumber :




Mahkluk Mithology "Kentaur"



     Kentauros adalah seorang anak dari Iksion dan Nefele. Dia terlahir cacat dan tidak merasa nyaman tinggal bersama kaum manusia. Kentauros lebih suka hidup bersama kuda-kuda Magnesia di Gunung Pelion. Dia bahkan berhubungan seks dengan kuda-kuda betina di sana, dari hubungan itu terlahirlah para Kentaur, makhluk setengah manusia setengah kuda.
Dibandingkan manusia, Kentaur adalah ras yang agak kurang berperadaban dan hanya beberapa yang berteman dengan manusia. Kentaur sangat mudah menjadi mabuk dan bertindak gila bila mengonsumsi alkohol.
Berikut ini adalah beberapa Kentaur yang terkenal:
Erition 
Pemimpin para Kentaur. Dia adalah Kentaur yang memulai perang antara bangsa Kentaur dengan bangsa Lapith.
Pada pesta pernikahan Pirithos, raja bangsa Lapith, dengan Hippodameia, Euriton meminum anggur dan menjadi mabuk. Dia mencoba menculik Hippodamia sang pengantin wanita. Tindakannya ini diikuti oleh Kentaur-kentaur yang lain. Akibat perbuatannya, terjadilahPerang Kentaur.
Pada pertempuran itu, para Kentaur diusir dari daerah bangsa Lapith dan Eurition sendiri mati terbunuh.

Nessos 
Salah satu Kentaur yang terlibat dalam Perang Kentaur. Ketika para Kentaur kalah dan diusir, sebagian besar pergi ke Gunung Folos di Arkadia. Namun Nessos malah pergi ke barat menuju sungai Evenos. Di sana dia menjadi penyeberang bagi orang-orang yang hendak lewat.
Suatu hari Herakles dan istrinya Deianeira datang ke sungai itu. Nessos menawarkan diri untuk menyeberangkan Deianeira. Herakles setuju dan menyeberang terlebih dahulu. Namun ketika Nessos sudah memangku Deianeira, Nessos malah mencoba memperkosa. Mendengar teriakan istrinya, Herakles langsung memanah Nessos dengan anak panah yang telah diolesi darah beracun Hidra.
Dalam keadaan sekarat, Nessos memberitahu Deianeira bahwa darahnya ajaib, dan jika Herakles memakai pakaian yang telah dicelup dengan darahnya, maka Herakles tak akan pernah berpaling dari Deianeira. Deianeira percaya pada kata-kata Nessos. Suatu ketika Deianeira khawatir bahwa Herakles mencintai perempuan lain, Deianeira mengikuti saran Nessos dan memberi Herakles pakaian yang telah dicelup dengan darah Nessos. Padahal darah Nessos sudah tercampur dengan darah beracun Hidra sehingga Herakles mati terbakar setelah mengenakan pakaian itu.
Folos 
Kentaur yang yang ramah pada manusia, dia berteman baik dengan Herakles.
Folos tinggal di sebuah gua di gunung Folos, yang dinamai dari namanya, di Arkadia. Folos memiliki minuman anggur yang bisa membuat para Kentaur bertindak gila.
Suatu hari, Herakles datang berkunjung dalam rangka menjalankan tugas keempatnya. Untuk menjamu tamunya, Folos menyiapkan minuman anggur. Namun aroma anggur itu tercium oleh para Kentaur. Para Kentaur mulai mabuk dan menyerang gua tempat Herakles dan Folos berada. Herakles balas menyerang para Kentaur dengan panahnya yang telah diolesi darah beracun Hidra, sebagian mati dan sebagian kabur.
Folos lalu keluar dan merasa heran bagaimana sebuah panah bisa membunuh Kentaur. Secara tak sengaja Folos menjatuhkan sebuah panah pada kukunya, dia langsung mati seketika itu juga. Mayat Folos dikuburkan oleh Herakles.
Kheiron
Kentaur yang paling terkenal. Kheiron Berbeda dengan Kentaur-kentaur lainnya, mulai dari kelahiran sampai karakteristiknya.
Titan Kronos memperkosa Filiria dalam wujud seekor kuda jantan, dan dari hubungan itu Filira melahirkan Kheiron, seorang Kentaur. Kheiron terlahir sebagai Kentaur yang abadi.
Kheiron merupakan Kentaur yang bijaksana dan ahli dalam pengobatan, astrologi, dan ramalan. Kheiron bersahabat dengan banyak pahlawan, termasuk Herakles dan Peleus. Kheiron bahkan merupakan guru bagi beberapa pahlawan, misalnya Iason dan Akhilles. Kheiron mengajari para pahlawan itu cara berburu dan bertarung
Kheiron juga mengajari ilmu pengobatan pada Asklepios, yang kelak menjadi dewa pengobatan, dan dua putranya. Selain itu, Kheiron mengajari Aristaios, dewa pertanian. Kheiron bahkan memberi nasehat ramalan pada Apollo, dewa ramalan.
Ketika Herakles sedang berkelahi dengan para Kentaur saat sedang menjalankan tugas keempatnya, secara tidak sengaja Herakles melukai Kheiron dengan panah yang telah diolesi darah beracun Hidra. Kheiron yang tak bisa mati akhirnya harus terus-menerus menderita rasa sakit yang amat sangat akibat racun itu.
Supaya terbebas dari rasa sakitnya, Kheiron meminta para dewa melepaskan keabadiannya. Setelah tak lagi abadi, Kheiron akhirnya mati akibat racun itu. Para dewa lalu menempatkan Kheiron di langit sebagai rasi bintang Centaurus.


Sumber :


Makhluk Mitholog "Griffin "

     Selayaknya singa, sebagai “Raja hewan buas”, dan rajawali, sebagai “Raja di udara”, menjadikan Griffin atau Grifon sebagai hewan yang paling berkuasa di atas kedua hal tersebut. Dengan berbagai sebutan-sebutan demikian, maka wajar saja jika akhirnya dia memiliki gelar sebagai “Raja hewan buas dan penguasa udara”.
     Griffin telah puluhan tahun menjadi bagian dar iliteratur dan mitologi. Dan sejak saat itulah, arti simbolis mereka telah banyak mangalami perubahan.
     Griffin adalah makhluk dengan badan singa dan kepala serta sayap elang. Griffin berasal dari dataran Hiperboreia. Disebutkan, bahwa sebagai burung terbesar dan simbol kekuatan besar, menjadikan makhluk ini sangat sakral untuk dewa Apollo. Selain itu, Griffin juga merupakan hewan penjaga matahari.
     Diceritakan, Apollo mengendarai Griffin dan menjaga emas Hyperboreia (negeri mistik tempat matahari dan kebahagiaan bersinar abadi di balik angin utara). Sekawanan Griffin di pegunungan Rhipaia menjaga timbunan emas dari para Arimaspos, kaum bermata satu yang hendak mencuri emas itu. Para Arimaspos menunggangi kuda dan berusaha mengambil emas namun usaha mereka selalu digagalkan oleh para Griffin, yang selalu berhasil menyerang balik para Arimaspos.
     Griffin merupakan makhluk magis, dengan setengah singa dan setengah elang. Asal mereka dari India, tempat mereka menjaga harta karun emas yang melimpah.
     Griffin juga dikatakan penjelmaan dari Nemesis, yang merupakan dewi pembalasan yang memutar roda keberuntungan.
     Dalam legenda, makhluk yang gagah di angkasa ini, ialah simbol superbia (harga diri arogan), karena Aleksander Agung pernah mencoba menunggangi punggung Griffin dan menuju ke ujung langit.
     Di tahun ketiga Masehi, seorang ahli sejarah Romawi bernama Aelianus menulis, "Griffin adalah hewan berkaki empat seperti singa; memiliki cakar yang amat kuat dan mirip cakar singa. Memiliki sayap dan berbulu hitam di sepanjang punggungnya dan bagian depan berwarna merah, sementara kedua sayapnya berwarna putih."
     Dalam seribu tahun terakhir, Griffin amat digemari sebagai lambang keluarga. Seorang ahli ilmu perlambangan berkata, "Griffin amat populer, karena banyak memiliki sifat baik dan rupanya tidak memiliki sifat buruk. Sifat baiknya antara lain kewaspadaan, keberanian, dan kekuatan."


Sumber :
http://id.wikibooks.org/wiki/Mitologi_Yunani/Makhluk_Mitologi/Griffin

www.Gunadarma.ac.id