Jumat, 27 Juni 2014

Aplikasi Kendali Jarak Jauh untuk Peralatan Rumah Tangga dengan Sistem Online

Aplikasi Kendali Jarak Jauh untuk  Peralatan  Rumah Tangga  dengan Sistem Online

Masyarakan moderen saat ini sering dihadapkan dengan waktu yang  terbatas dikarnakan aktifitas yang padat, bahkan terkadang sampai melupakan hal-hal kecil yang sebenarnya sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, misalnya keadaan rumah yaang kurang diperhatikan seperti pintu yang lupa dikunci sebelum bepergian, jendela yang tidak  ditutup, lampu yang lupa dimatikan, air keran yang lupa dimatikan dan masih banyak lagi aktivitas yang sering kali terlupakan pada saat bepergian keluar rumah dalam waktu yang cukup lama, bahkan dampak terburuk yang dapat terjadi akibat kelalaian tersebuat yaitu kebakaran, jika sudah terjadi kebakaran hal itu dapat menimbulkan kerugian yang jauh lebih besar dibandingkan dengan mencegah kebakaran tersebut terjadi. Di tahun 2014 ini masih banyak masyarakat yang lupa mematikan peralatan listrik di rumahnya yang menyebabkan kebakaran, Menurut data statistik Badan Pusat Statstik(BPS) provinsi Dki Jakarta periode awal tahun 2014 sampai saat ini mencapai  147 kebakaran yang di dominasi oleh kosleting listrik.
 Masyarakat saat ini menginginkan sesuatu yang lebih praktis dan efisien dalam  melakukan aktivitas dengan lebih mudah untuk dilakukan, terlebih lagi teknologi saat ini berkembang dengan sangat pesat, sehingga banyak teknologi-teknologi yang terlahir untuk membantu dan mendukung kegiatan sehari-hari, Kita juga sudah dapat mengatur segala hal dari mana saja melalui gadget mulai dari pengiriman email,chating, game online, videochat dan masih banyak lagi aplikasi yang dapat dimanfaatkan, serta banyak juga sistem yang sangat mudah dan membantu masyarakat. 
Untuk mengatasi masalah diatas maka dibangunlah suatu sistem kendali alat-alat yang menggunakan energi listrik untuk menjalankan sistem pada media mobile phone. Sedangkan dasar sistem yang digunakan untuk mengendalikan alat listrik  adalah melalui pesan peringatan  yang dikirimkan pada aplikasi yang terinstall pada mobile phone .
Sistem kendali jarak jauh ini ialah setiap peralatan  elektronik rumah tanggga masing-masing  ditambahkan perangkat software yang dihubungkan menggunkan sinyal  GPS. Cara kerja dari sistem ini ialah setiap pengguna berpergian keluar rumah, jika pengguna itu lupa mematikan elektronik atau lupa dalam mengunci jendela dan pintu secara manual maka pengguna yang sudah dalam perjalanan itu dapat langsung mengecek dan melihat peringatan apa yang dikirimkan oleh aplikasi ini dan dapat langsung melakukan tindaakan dengan mengirimkan perintah untuk segera mematikan peralatan elektronik yang  masih menyala kepada perangkat hardware yang terpasang di rumah, sehingga peralatan elektronik secara otomatis akan mati sesuai dengn perintah yang dikirimkan melalui aplikasi mobile phone. Walaupun masih ada kemungkinan kendala-kendala yang mungkin terjadi pada sistem online ini misalnya masalah kestabilan server yang tidak dapat diperediksi.
Dengan peringatan yang dikirimkan oleh aplikasi ini maka akan sangat membantu  sebagai alat pengendali, dan dapat mempermudah pengguna untuk memantau penggunakan energi listrik dari jarak jauh.
Maka dari itu dibuatlah sistem “Kendali Jarak Jauh untuk  Peralatan  Rumah Tangga  dengan Sistem Online”. Dimana sistem ini dapat mengatur seluruh pengendalian peralatan rumah tangga.



Sumber lampiran :

Pengenalan PHYTON

Pengertian bahasa pemrograman PHYTON

Python adalah bahasa pemrograman model skrip (scripting language) yang berorientasi obyek. Python dapat digunakan untuk berbagai keperluan pengembangan perangkat lunak dan dapat berjalan di berbagai platform sistem operasi. Saat ini script python dapat dijalankan di sistem:
·         Linux/Unix
·         Windows
·         Mac OS X
·         OS/2
·         Amiga
·         Palm
·         Symbian (untuk produk-produk Nokia)

Python didistribusikan dengan beberapa lisensi yang berbeda dari beberapa versi. Lihat sejarahnya di Python Copyright. Namun pada prinsipnya Python dapat diperoleh dan dipergunakan secara bebas, bahkan untuk kepentingan komersial. Lisensi Python tidak bertentangan baik menurut definisi Open Source maupun General Public License (GPL) D

Sejarah
Python dikembangkan oleh Guido van Rossum pada tahun 1990 di CWI, Amsterdam sebagai kelanjutan dari bahasa pemrograman ABC. Versi terakhir yang dikeluarkan CWI adalah 1.2.
Tahun 1995, Guido pindah ke CNRI sambil terus melanjutkan pengembangan Python. Versi terakhir yang dikeluarkan adalah 1.6. Tahun 2000, Guido dan para pengembang inti Python pindah ke BeOpen.com yang merupakan sebuah perusahaan komersial dan membentuk BeOpen PythonLabs. Python 2.0 dikeluarkan oleh BeOpen. Setelah mengeluarkan Python 2.0, Guido dan beberapa anggota tim PythonLabs pindah ke DigitalCreations.
Saat ini pengembangan Python terus dilakukan oleh sekumpulan pemrogram yang dikoordinir Guido dan Python Software Foundation. Python Software Foundation adalah sebuah organisasi non-profit yang dibentuk sebagai pemegang hak cipta intelektual Python sejak versi 2.1 dan dengan demikian mencegah Python dimiliki oleh perusahaan komersial. Saat ini distribusi Python sudah mencapai versi 2.6.1 dan versi 3.0.
Nama Python dipilih oleh Guido sebagai nama bahasa ciptaannya sebab Guido adalah penggemar berat acara televisi Monty Python's Flying Circus. Oleh karena itu seringkali ungkapan-ungkapan khas dari acara tersebut seringkali muncul dalam korespondensi antar pengguna Python.
Beberapa fitur yang dimiliki Python adalah:
·         Memiliki kepustakaan yang luas; dalam distribusi Python telah disediakan modul modul 'siap pakai' untuk berbagai keperluan.
·         Memiliki tata bahasa yang jernih dan mudah dipelajari.
·         Memiliki aturan layout kode sumber yang memudahkan pengecekan, pembacaan kembali dan penulisan ulang kode sumber.
·         Berorientasi obyek.
·         Memiliki sistem pengelolaan memori otomatis (garbage collection, seperti java)

·         Modular, mudah dikembangkan dengan menciptakan modul-modul baru; modul modul tersebut dapat dibangun dengan bahasa Python maupun C/C++.
S



Pengenalan OGRE

1.  OGRE
OGRE singkatan daari Object-Oriented Graphics Redering Engine merupakan salah satu Engine Grafik yang berbasis objek. Dengan menggunakan Ogre kita dapat membuat game 3D. Ogre itu sendiri ditulis dalam bahasa C++. Ogre menggunakan library atau pustakan Direct3D dan Open GL.
Fitur-fitur yang terdapat pada OGRE dalah sebagai berikut :
·         Berorientasi objek dan memiliki arsitektur pluggin yang memungkinkan OGRE menjadi sangat modular.
·         Muultiplatform dengan dukungan OpenGL dan Direct3D.
·         Mendukung Vertex dan Fragment Shader.
·         Debugging dan Loading File.
·         Memiliki cmpoiting manajer dengan bahasa scripting dan layar penuh postprocessing untuk efek seperti HDR, mekar, kejenuhan, kecerdasan, dan lain-lain.
·         Adanya utilitas untuk mengkonversi ke file objek OGRE (*.mesh) dari program 3D terkenal, misalnya Blender, Maya, 3DS Max, dan lain-lain.
·         Tersedia konten tools untu 3D modeler, seperti 3D Studio Max, Maya, Bleder, LightWare,, Milkshape, Sketchup, dsb.
·         Engine animasi yang mensuport penuh untuk mulltiple harware.
OGRE pada umumnya hanya sebagai graphic rendering engine bukan complete game engine. Tujuan utamanya dari OGRRE adalah untuk memberikan solusi umum untuk  grefis rendering. Dengan kata lain fitur OGRE hanya khusus menangani vector & matrix classes, memory handing, dan lain-lain. OGRE dapat memberikan para developer sebuah kebebasan untuk menggunakan physics apapun, input, audio, dan library lainnya. OGRE memberikan para tim development untuk fokus pada graphics dari pada beberapa sistem sistem yang ada dalam game development. OGRE dapat mensuport OIS, SDL, CEGUI libraries, dan juga Cg Toolkit. Sekarang ini OGRE dalah publish dibawah dua lisensi / lisensi ganda, yaitu LGPL &OUL. Maka sekarang ini para publish tersebut membuka OGRE sebagai free / open-source software.

2. Ogre Exporeter
Pada script Ogre ekporter mengubah objek dan armatures dari Blende ke dalam format file XML Ogre / biner mesh / materi file. File yang terdapat dalam .mesh diantaranya color pada verteks, material, tekstur UV dan blend mode.
Pada file material yang nanti akan mmuncul setelah di export adalah informai penting mengenai ambient, diffuse, specular, tektur UV, warna pada verteks, normal map, dan dua bagian yang terlihat jelas.

Selain itu pada Ogre ekporter juga dapat membaca setiap animassi yang telah kita buat pada file .blend. animasi juga daapat kita baca dengan keyframe untuk menentukan panjang waktu yang daapat dikerjakan secara berkala yang mementuk pose mode atau bentuk objek.

Manipulasi yang dapat dilakukan dalam Ogre ada 5, yaitu diantaranya:
1. Coloring/Pewarnaan
2. Shadowing/Bayangan
3. Rotation/Putaran
4. Translasi/Perpindahan
5. Dilatasi/Penskalaan

Penjelasan

Coloring/Pewarnaan
Mengubah warna objek yang telah dibuat. Model warna yang dihasilkan merupakan kombinasi warna dari RED, GREEN, dan BLUE (RGB). API yang terdapat dalam OGRE, yang membuat model ini biasa dijadikan sebagai parameter pemanggilan fungsi ColourValue(float red,float green, float blue) dimana parameter fungsi ini memiliki panjang antara 0.0f sampai 1.0f atau dapat juga menggunakan nilai integer untuk pewarnaan.

Contoh constanta warna yang terdapat pada OGRE yaitu:
- static const Black = ColourValue(0,0,0)
- static const White=ColourValue(1,1,1)
- static const Red = ColourValue(1,0,0)
- static const Green = ColourValue(0,1,0)
- static const Blue = ColourValue(0,0,1)

Shadowing/Bayangan
Scene Manager pada Ogre memiliki fungsi setShadowTechnique untuk mengatur type bayangan yang kita inginkan pada objek yang telah dibuat. Untuk mencoba manipulasi shadow pada Ogre, tambahkan beberapa koding pada TutorialApplication::createScene();.

Rotation/Putaran
Rotasi objek pada Ogre dengan menggunakan metode yaw, pitch, dan roll baik dalam degree maupun radian. Dalam Ogre, terdapat berbagai macam jenis vektor 3D. Berikut adalah posisi sumbu x, y, dan z pada Ogre.
Untuk rotasi objek pada sumbu x :
--> 1 node2->pitch( Degree( -90 ) );
Untuk rotasi objek pada sumbu y :
--> 1 node1->yaw( Degree( -90 ) );
Untuk rotasi objek pada sumbu z :
--> 1 node3->roll( Degree( -90 ) );

Translasi/Perpindahan
Translasi merupakan suatu proses yang menyebabkan perpindahan objek dari satu titik ke titik lain. Untuk itu pada Ogre juga menggunakan metode untuk melakukan perpindahan objek tersebut dengan cara sebagai berikut :
Metode : node1-->translate( Vector3( 10, 0, 10 ) );

Dilatasi/Penskalaan
Penskalaan pada Ogre merupakan salah satu bagian dari hubungan transformasi yang dinyatakan dengan koordinat pada sumbu x, y, dan z.


Sumber : 
http://magetagame.wordpress.com/2-game-engine/ogre




PORTOFOLIO

Lila Dahlia
Pondok Rajek Indah Prum Lipi Blok C No. 5 – Kel. Pondok Rajek, Kec. Cibinong, Kab. Bogor.
085617099990


Data Pribadi
Nama
:
Lila Dahlia

Alamat
:
Pondok Rajek Indah Prum Lipi Blok C No. 5 – Kel. Pondok Rajek, Kec. Cibinong, Kab. Bogor.

Telp
:
(021) 5452629 / 085715243234

Tempat / tanggal lahir
:
Jakarta, 26 May 1994

Agama
:
Islam

Jenis Kelamin
:
Perempuan

Pendidikan
:
Sedang Menjalani Pendidikan di Fakultas Sistem Informatika Universitas Gunadarma,   Semester 6.

Status
:
Belum Menikah

Kebangsaan
:
Indonesia

Objectivie
:
Dapat diandalkan, cepat belajar, motivasi tinggi, pekerja keras



Kompetensi
-          Memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang baik dalam mengoperasikan Ms Office dan Linux.
-          Memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang baik dalam Design Grafis mengunakan  3D s Max
-          Memiliki pengetahuan dan keterampilan yang baik dalam mengunakan Flash adobe
-          Mengerti tentang  pemprograman ORACLE
-          Mengerti tentang  pemprograman JAVA
-          Mengerti tentang  pembutan WEB


Riwayat Organisasi                                                                           
Jenjang
Organisai
Tahun
SMK



SMK
Teater SMK PGRI 1



Padus SMK PGRI 1


2008-2010



2008


Sertifikasi
Spesifikasi
Tempat
Tahun
Peran strategis mahasiswa dalam peningkatan mutu pendidikan di kota depok

Universitas Gunadarma
2011
Building WEB Using Dreamweaver
Universitas Gunadarma

2012



Oracle:SQL and Extended SQL with Programming
Universitas Gunadarma

2013



Technopreneurship
Universitas Gunadarma

2013


Scientific publication dissemination from majored in infomation system
Universitas Gunadarma

2014


Minggu, 16 Februari 2014

Kisah seorang pemuda yang dimaafkan dosannya oleh allah walauun telah Membunuh



Pada masa Umar bin Khatab R.A., ada dua orang pria yang menyeret seorang pemuda ke dalam ruang pengadilan. Jadi Umar bin Khatab R.A. bertanya “Ada apa ini? Kenapa kau menyeretnya ke dalam ruang pengadilan?” Mereka berkata “Anak ini telah membunuh ayah kami.” Umar bin Khatab bertanya kepadanya “Apakah kau benar-benar membunuh ayah mereka?” Anak itu berkata “Ya, aku memang membunuh ayah mereka, tapi secara tidak sengaja. Untaku suka menginjak-injak barang mereka. Jadi pada suatu hari, ayah mereka mengambil batu dan menimpuk untaku dengan sebuah batu. Aku marah karena melihat untaku kesakitan, jadi aku mengambil sebuah batu dan menimpuk ayah mereka dengannya. Batu itu mengenai kepalanya dan dia meninggal.”

Jadi Umar bin Khatab R.A. bertanya kepada dua bersaudara itu “Akankah kalian memaafkan pemuda ini karena ketidaksengajaannya?” Mereka berkata “Tidak, kami ingin pembalasan (Qisas).” Jadi Umar bin Khatab R.A. bertanya kepada pemuda itu “Apakah kau punya keinginan terakhir?” Anak muda itu berkata “Ya, ayahku telah wafat dan aku punya seorang adik. Dan ayahku meninggalkan harta warisan untuk adikku. Aku minta waktu 3 hari untuk mengambil harta warisan ini dari tempat tersembunyi, jadi aku dapat memastikan adikku mendapatkannya ketika aku telah tiada.”

Kemudian Umar bin Khatab berpikir bahwa anak ini hanya mengarang-ngarang cerita, dia berkata “Apa maksudmu anak muda? Kekayaan apa? Siapa ayahmu? Siapa adikmu?” Pemuda itu berkata “Percayalah padaku.” Umar bin Khatab berkata “Baiklah, aku akan mempercayaimu, tapi carikan aku seorang penjamin yang akan menjamin bahwa kau akan kembali.”

Pemuda itu melihat orang-orang di sekelilingnya. Setiap orang yang dimintai tolong oleh pemuda itu menolaknya, mereka semua menggelengkan kepala, tidak ada seorang pun yang mau menolong pemuda ini. Tapi kemudian dari barisan belakang ruang pengadilan, ada tangan yang terangkat. Tangan siapakah itu? Itu adalah tangan Abu Dzar al-Ghifari R.A., seorang sahabat Rasulullah yang saleh dan terkenal, yang pernah berdakwah kepada banyak suku. Dia berkata “Aku akan menjamin pemuda ini.”

Apa artinya menjadi seorang penjamin? Artinya jika pemuda ini tidak kembali, maka kepala Abu Dzar al-Ghifari R.A. lah yang akan dipenggal dan dia akan dibunuh. Tapi Abu Dzar al-Ghifari berkata “Aku akan menjadi penjamin dirinya.”

Jadi pemuda itu pergi. Hari pertama berlalu dan pemuda itu belum kembali. Hari kedua berlalu dan pemuda itu belum kembali juga. Waktu shalat Ashar telah tiba pada hari ketiga, kedua orang yang menuntut perkara datang kepada Abu Dzar al-Ghifari R.A. dan mereka berkata “Ikutlah dengan kami ke ruang pengadilan, sudah tiba waktunya.” Abu Dzar al-Ghifari R.A. berkata “Aku akan ikut dengan kalian ke tempat pengadilan tapi hari ini belum berakhir hingga Maghrib datang.”

Jadi sekarang Abu Dzar al-Ghifari berjalan melalui Madinah bersama kedua orang ini untuk menuju ke pengadilan. Dan orang-orang Madinah mengikuti mereka. Semua orang pergi ke pengadilan untuk melihat apa yang akan terjadi, semua ini telah menjadi perbincangan orang-orang di kota.

Kita bisa bayangkan, menit demi menit berlalu, ruang pengadilan semakin terisi penuh, kecemasan semakin meningkat, akankah nyawa Abu Dzar al-Ghifari dikorbankan karena kesalahan seorang pemuda?

Tiba-tiba, beberapa menit sebelum Adzan Maghrib, pemuda itu kembali dan orang-orang bersorak gembira. Mereka ingin tahu apa yang akan terjadi selanjutnya? Jadi ketika pemuda itu masuk ke ruang pengadilan, Adzan Maghrib belum selesai berkumandang.

Umar bin Khatab R.A. bertanya kepada pemuda itu “Wahai pemuda, kenapa kau kembali? Aku tidak mengirim seorang pun untuk mengawasi gerak-gerikmu, jadi apa yang membuat kau kembali?” Pemuda itu berkata “Aku tidak mau ada orang yang berkata bahwa seorang muslim telah berjanji, namun dia tidak menepatinya, jadi aku kembali.” Umar bin Khatab kemudian bertanya kepada Abu Dzar “Wahai Abu Dzar, apa yang membuatmu mau menjadi penjamin untuk pemuda ini?” Dia berkata “Aku melihat seorang muslim yang butuh pertolongan, dan aku tidak mau siapapun mengatakan bahwa seorang muslim sedang butuh pertolongan, namun tidak ada seorang pun yang mau menolongnya, jadi aku bersedia menjadi penjamin baginya.” Kedua orang yang menuntut berkata “Ketika ada orang-orang seperti ini, bagaimana mungkin seorang muslim meminta ampunan, namun tidak ada seorang pun yang mau mengampuninya?” Jadi mereka mengampuni pemuda itu.

           Inilah pusaka masa lalu Islam, inilah sikap mereka, inilah mengapa pada masa kekhalifahan Umar bin Khatab mereka mampu menjangkau perbatasan Cina hingga ke selatan Prancis, karena mereka mempunyai hubungan yang kuat dengan Allah, mereka melakukan segala sesuatunya dengan ihsan, dan mereka hidup sesuai dengan ajaran Islam. 


Sumber :
http://lampuislam.blogspot.com/2013/07/kisah-seorang-pemuda-yang-dimaafkan.html


www.gunadarma.ac.id


Manfaat Wudhu





“Barang siapa yang berwudhu dan membaguskan wudhunya, maka akan keluarlah dosa-dosa dari badannya, sampai-sampai ia akan keluar dari bawah kuku-kukunya.” (HR. Muslim dalam Kitab at-Thaharah)

Ibadah wudhu tampaknya sepele dan mudah dilakukan. Karena itu, banyak umat Islam yang memandangnya biasa-biasa saja. Padahal, bila wudhu dikerjakan tidak sempurna, shalatnya pun tidak akan diterima (HR Bukhari No 135 dan Muslim No 224-225).
Kendati sederhana, manfaatnya sangat besar. Itulah yang dibuktikan oleh para ahli kesehatan dunia. Salah satunya adalah Prof Leopold Werner von Ehrenfels, seorang psikiater sekaligus neurolog berkebangsaan Austria. Ia menemukan sesuatu yang menakjubkan dalam wudhu karena mampu merangsang pusat syaraf dalam tubuh manusia. Karena keselarasan air dengan wudhu dan titik-titik syaraf, kondisi tubuh senantiasa akan sehat. Dari sinilah ia akhirnya memeluk Islam dan mengganti namanya menjadi Baron Omar Rolf Ehrenfels.

Mokhtar Salem dalam bukunya Prayers a Sport for the Body and Soul menjelaskan, wudhu bisa mencegah kanker kulit. Selain itu, jelasnya, wudhu juga menyebabkan seseorang menjadi tampak lebih muda.

Salim mengambil zat dalam hidung pada selaput lendir dan mengamati beberapa jenis kumannya. Pekerjaan ini ia lakukan selama berbulan-bulan. Secara ilmiah hidung terjaga bersih selama 3 sampai dengan 5 jam, kemudian kotor kembali, yang kemudian dapat dibersihkan melalui wudhu berikutnya.Berdasarkan analisisnya, lubang hidung orang-orang yang tidak berwudhu memudar dan berminyak, terdapat kotoran dan debu pada bagian dalam hidung, serta permukaannya tampak lengket dan berwarna gelap.

Adapun orang-orang yang teratur dalam berwudhu, ungkap Salim, permukaan rongga hidungnya tampak cemerlang, bersih, dan tidak berdebu. “Sesungguhnya, cara berwudhu yang baik adalah dimulai dengan membasuh tangan, berkumur-kumur, lalu mengambil air dan menghirupnya ke dalam hidung kemudian mengeluarkannya. Langkah ini hendaknya dilakukan sebanyak tiga kali secara bergantian,” kata Salim.

Anda tentu pernah mendengar akupunktur kan? Coba cari tahu dimana saja letak titik-titik sensitif yang sering digunakan dalam ilmu akupunktur? Lalu kemudian amati pola wudhu. InsyaAllah anda akan segera menemukan benang merah diantara keduanya.

Satu diantaranya adalah ketika melakukan takhlil, diantara sela-sela jari tangan dan kaki terdapat masing-masing satu titik istimewa (Ba Sie pada sela-sela jari tangan & Ba Peng pada sela-sela jari kaki). Jadi, keseluruhannya terdapat 16 titik akupunktur. Berdasarkan riset fakar akupunktur, titik-titik tersebut apabila dirangsang dapat menstimulir bio energi (Chi) guna membangun homeostasis. Sehingga menghasilkan efek terapi yang memiliki multi indikasi, seperti untuk mengobati migren, sakit gigi, tangan-lengan merah, bengkak, dan jari jemari kaku.

Pada anggota badan yang terkena perlakuan wudhu terdapat ratusan titik akupunktur yang bersifat reseptor terhadap stimulus berupa basuhan, gosokan, usapan, dan tekanan/urutan ketika melakukan wudhu. Stimulus tersebut akan dihantarkan melalui meridian ke sel, jaringan, organ dan sistim organ yang bersifat terapi. Hal ini terjadi karena adanya sistem regulasi yaitu sistem syaraf dan hormon bekerja untuk mengadakan homeostasis (keseimbangan). Titik-titik akupunktur, suatu fenomena yang menarik bila dikorelasikan dengan kayfiyat wudhu yang disyari’atkan 15 abad yang lalu.


Sumber :
http://www.lampuislam.blogspot.com/2014/01/ternyata-berwudhu-bermanfaat-untuk.html



Bangkit dari penyakit Putus Asa

Beberapa langkah yang perlu diambil untuk melibas penyakit putus asa



1. Memantapkan Keimanan Terhadap Qadha Dan Qadar

Ini merupakan faktor penting untuk bisa menenangkan hati kaum Mukminin. Bahwa apa yang dikehendaki Allah pasti terjadi. Sebaliknya, apabila Allah tidak menghendaki, pasti tidak akan terjadi. Allah telah menentukan takdir seluruh makhluk sejak lima puluh ribu tahun sebelum penciptaan langit dan bumi. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: 

مَآأَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ فِي اْلأَرْضِ وَلاَفِي أَنفُسِكُمْ إِلاَّ فِي كِتَابٍ مِّن قَبْلِ أَن نَّبْرَأَهَآ إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللهِ يَسِيرٌ {22} لِكَيْلاَ تَأْسَوْا عَلَى مَافَاتَكُمْ وَلاَتَفْرَحُوا بِمَآ ءَاتَاكُمْ وَاللهُ لاَيُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ {23}

Tiada satu pun bencana yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri, melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu bergembira terhadap apa yang diberikanNya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri. [al Hadid : 22-23]. 

Rasulullah Shallallahu wa sallam bersabda. 

كَتَبَ اللهُ مَقَادِيرَ الْخَلاَ ئِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ بِخَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ

Allah telah menuliskan takdir makhluk-makhluk sebelum penciptaan langit dan bumi selama lima puluh ribu tahun. [HR Muslim, 4797 dan at Tirmidzi, 2157]. 

Oleh karena itu, seorang muslim tidak boleh terus-menerus terbenam ke dalam kesedihan atas musibah, ataupun kegagalan yang menimpanya. Tidak lantas menjerumuskan diri ke dalam maksiat. Seorang muslim harus kuat, tegak, teguh hati menerima ketentuaan Allah dan takdirNya. Keimanan kepada takdir Allah ini, membantu seseorang menempuh kesulitan-kesulitan dengan hati yang mantap, tenang dan pikiran jernih.


2. Berbaik Sangka Kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala

Inilah salah satu kewajiban seorang muslim kepada Allah. Berbaik sangka akan membuka pintu harapan, dan dapat mengenyahkan bisikan putus asa. Ingatlah, sikap berburuk sangka bertentangan dengan tauhid, keimanan kepada Allah dan ilmu serta hikmahNya. Allah mengingkari orang-orang yang berburuk sangka kepadaNya. Allah berfirman : 

…… يَظُنُّونَ بِاللهِ غَيْرَ الْحَقِّ ظَنَّ الْجَاهِلِيَّةِ ……

…… mereka menyangka yang tidak benar terhadap Allah seperti sangkaan jahiliyah. ……. [Ali Imran : 154]


3. Memanjatkan Doa

Seberat apapun masalah yang sedang menimpa, seorang hamba tidak sepantasnya berputus harapan dari rahmat Allah. Semua permasalahan yang menghimpitnya harus dikembalikan kepada Allah. Kita wajib bersimpuh memanjatkan doa, berupaya sekuat-kuatnya dan bersabar. Dengan harapan, Allah akan melenyapkan kesusahan ataupun cobaan yang sedang menimpa. 

Dalam perang Badr, perang pertama dalam Islam; tatkala melihat sedikitnya jumlah pasukan kaum Muslimin dan minimnya persiapan mereka, sementara musuh mempunyai kekuatan lebih besar, maka Rasulullah berdiri memanjatkan doa. Cukup lama Rasulullah berdoa, sampai-sampai pakaian bagian atas beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam jatuh dari pundaknya. 

Abu Bakar ash Shiddiq Radhiyallahu 'anhu merasa kasihan dan menghibur beliau dengan berkata: “Allah tidak akan menyia-nyiakanmu sedikit pun, wahai Rasulullah," dan kemudian datanglah bantuan dan kemenangan dari Allah lewat firmanNya : 

إِذْ تَسْتَغِيثُونَ رَبَّكُمْ فَاسْتَجَابَ لَكُمْ أَنِّي مُمِدُّكُمْ بِأَلْفٍ مِّنَ الْمَلاَئِكَةِ مُرْدِفِينَ

(Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Rabb-mu, lalu diperkenankanNya bagimu: "Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut". [al Anfal : 9].

Ketika seorang hamba berdoa kepada Allah, memohon agar permasalahan yang menghimpitnya selesai, pada dasarnya ia telah membuktikan tauhidnya. Dan tauhid yang benar akan menyelamatkan dari jeratan fitnah serta ujian. 

Jika menelaah perjalanan hidup Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, para sahabat serta generasi Salaf, kita akan mengetahui betapa mereka sangat bertumpu dengan memanfaatkan kekuatan doa. Betapa mengagumkan, dan sekaligus membuka tabir, bahwa diri kita kurang menekuni ibadah yang satu ini. Betapa banyak masalah, yang bisa telah terselesaikan berkat doa kepada Allah Ta'ala?

Tentunya, doa ini harus dibarengi juga dengan upaya memperbaiki diri. Sebab, bisa jadi, kegagalan atau musibah yang menimpa seorang hamba, lantaran kurangnya ia dalam memperhatikan aturan Allah. 


4. Meneguhkan Tawakkal Kepada Allah Subahnahu Wa Ta'ala

Kekuatan yang hakiki adalah kekuatan hati dan kemampuan untuk bertahan diri. Menurut Ibnul Qayyim rahimahullah, sesungguhnya tawakkal termasuk salah satu faktor yang kuat dalam membantu mewujudkan cita-cita (keinginan) dan menepis perkara yang tidak disukai. Ia merupakan motivasi yang paling kuat. Hakikat tawakkal, ialah ketergantungan hati hanya kepada Allah semata. Usaha yang dilakukan tidak memiliki pengaruh, jika hati kosong dari penyerahan diri kepada Allah dan bahkan cenderung kepada selainNya. Sebagaimana tidak bermanfaat perkataan orang “aku bertawakkal kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, tetapi, ternyata dirinya sangat tergantung, pasrah dan percaya kepada selainNya. Tawakkal pada mulut memiliki makna sendiri, dan tawakkalnya hati mempunyai makna yang lain. 

Oleh karena itu, al Hasan Bashri mengatakan : “Sesungguhnya, tawakkal seorang hamba kepada Rabb-nya adalah, ia meyakini bahwa Allah itu menjadi sumber kepercayaan dirinya”. 

Dalam kesempatan lain, beliau menyatakan, Allah menjamin rezeki bagi hamba yang menyembahNya, dan kemenangan bagi orang yang bertawakkal dan memohon pertolongan kepadaNya, serta kecukupan bagi orang yang menjadikan Allah sebagai pusat dan tujuan utama. Orang yang cerdas lagi pintar, ia akan memikirkan perintah Allah, pelaksanaannya dan taufik dariNya, bukan menunggu-nunggu jaminan dariNya. Sesungguhnya Allah menepati janji lagi jujur. Siapakah yang lebih menepati janjinya selain Allah?[1] 


5. Memiliki Tekad Yang Tinggi

Seorang hamba akan mendapatkan sesuatu sesuai dengan kadar tekad dan semangatnya. Orang yang benar-benar ingin menggapai satu tujuan, pasti akan mengoptimalkan segala daya upaya dalam mewujudkannya. Segala yang berpotensi menghalangi pencapaiannya, akan disingkirkan, demi mempercepat dan melempangkan jalan menuju tangga kesuksesan yang selama ini diidamkannya. Detik-detik waktunya selalu disibukkan dengan hal tersebut. Mencari-cari kesempatan dan sarana yang bisa membantu pencapaian keberhasilannya. Pikiran dan kata hatinya juga larut dengannya. Karena ia mengetahui, “keberhasilan sesuai dengan kepenatan yang dilalui”. 


6. Sabar Dan Bersikap Tenang

Kita mesti ingat, semua masalah menuntut kesabaran dan kebesaran jiwa. Yakinkah, bahwa perkara-perkara yang menyulitkan hanya “takluk” dengan kesabaran. Demikian juga dengan ketenangan, ia sangat berperan membantu seseorang saat melewati kesulitan yang menghadangnya. Kesabaran ini tiada batas. Ia dibutuhkan sampai ajal tiba.

Kita harus memahami, bahwa ketentuan takdir pasti datang. Karena seorang hamba, ia tidak lepas dari dua kondisi. Yaitu yang menggembirakan dan keadaan yang sangat tidak disukainya. 

Misal kondisi pertama, ia dikaruniai kesehatan, harta, kedudukan, berbagai kenikmatan lainnya. Dalam kondisi yang menggemberikan ini, ia pun diharuskan bersabar. Yakni : 

- Tidak tertipu dengannya, dan jangan sampai kegembiraan yang diarihnya menyeretnya berbuat takabur, jahat dan sebagainya. 
- Tidak terlalu larut atau lupa diri dalam mencapainya, karena akan membahayakannya. Orang yang ghuluw, hakikatnya mendekatkan diri dengan perilaku negatif. Jika mendapat kegembiraan, ia bersabar dalam melaksanakan hak Allah dan tidak melalaikannya. 
- Menahan diri tidak memanfaatkan kenikmatan yang telah diraihnya untuk perkara yang diharamkan

Sebagian ulama Salaf mengatakan : "Ujian musibah dapat dilewati oleh orang mukmin dan orang kafir. Namun ujian dengan kenikmatan, tidak ada yang mampu bersabar dengannya, kecuali orang-orang yang jujur keimanannnya". 

Adapun dalam kondisi kedua, yaitu keadaan yang tidak disukainya. Ini terbagi menjadi dua macam. Yakni yang berkaitan dengan kehendaknya, seperti mengerjakan ketaatan ataupun maksiat. Dan jenis kedua, yaitu tidak berhubungan dengan kehendaknya, misalnya datangnya musibah. 

Oleh karenanya, Allah memerintahkan untuk mencari bantuan melalui kesabaran. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman : 

وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلاَّ عَلَى الْخَاشِعِينَ

Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu'. [al Baqarah : 45].

Penyebutan sabar dalam al Qur`an tidak kurang dari tujuh puluh kali, dan seluruhnya dalam bentuk pujian. Di antaranya, menghubungkan kesuksesan dengan kesabaran (QS Ali Imran ayat 200), menghubungkan kepemimpinan dalam agama dengan kesabaran dan keyakinan [Sajdah ayat 23]. 


7. Menumbuhkan Sifat Optimisme Dan Berpikir Positif

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam sangat menyukai sikap tafa-ul (optimis) dan membenci tasya-um (pesimis). Dalam Shahih al Bukhari, dari Anas Radhiyallahu 'anhu, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : 

لاَ عَدْوَى وَلاَ طِيَرَةَ وَيُعْجِبُنِي الْفَأْلُ الْكَلِمَةُ الْحَسَنَةُ

Tidak ada penyakit yang menular sendiri, dan tidak ada kesialan. Optimisme (yaitu) kata-kata yang baik membuatku kagum.[2] 

Al Hulaimi rahimahullah mengatakan: "Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam suka dengan optimisme, karena pesimis merupakan cermin persangkaan buruk kepada Allah l tanpa alasan yang jelas. Optimisme diperintahkan dan merupakan wujud persangkaan yang baik. Seorang mukmin diperintahkan untuk berprasangka baik kepada Allah dalam setiap kondisi".[3]

Sesungguhnya, kehancuran semangat merupakan kerugian yang tidak bisa diukur dengan materi. Berpikir positif dan semangat untuk berkompetisi harus selalu menyala dalam kalbu setiap muslim, jangan sampai pudar.

Demikian juga, hendaknya kita melihat limpahan nikmat Allah Subhanahu wa Ta'ala yang tidak pernah putus. Terutama nikmat iman dan Islam. Kalaupun Allah Subhanahu wa Ta'ala menunda kenikmatan yang lain, bila kita mau jujur, kenikmatan yang sudah kita terima dariNya masih jauh lebih banyak. Jika ada satu masa yang menghimpit, maka lihatlah, sudah berapa lama kita berada dalam keadaan bugar, leluasa tanpa masalah yang berarti?
Renungkanlah!


8. Menelaah Biografi Salaful Ummah

Yang dimaksud dengan Salaful Ummah, yaitu para sahabat Nabi dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik. Generasi pertama, para pembela Islam dan pemikul risalah kepada generasi berikutnya. Mereka adalah manusia yang paling kuat keimanannya, paling bersih hatinya, paling tinggi tingkat tawakkalnya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. 

Jika menyelami kisah hidup mereka yang penuh cahaya, kita akan berkesimpulan, bahwa perjalanan hidup mereka tidak selalu mulus, penuh ujian dan pengorbanan disertai ketabahan yang tinggi saat kalah oleh musuh dalam membela kebenaran. Menelaah peri hidup mereka, akan mampu menambah keimanan, mencerahkan hati. Juga akan mengantarkan kepada pemahaman, jika kehidupan itu tidak steril dari onak dan duri. Jalan kehidupan tidak selalu berhiaskan mawar yang semerbak mewangi, tetapi ada saja halangan dan ujian menghadang, ataupun mungkin berujung pada kegagalan.

Secara umum, Allah menegaskan manfaat kisah-kisah para nabi dan rasul sebelumnya yang mampu juga meneguhkan hati dan memberikan secercah harapan. Renungkanlah firman Allah Subhanahu wa Ta'ala :

وَكُلاًّ نَقُصُّ عَلَيْكَ مِنْ أَنبَآءِ الرُّسُلِ مَانُثَبِّتُ بِهِ فُؤَادَكَ وَجَآءَكَ فِي هَذِهِ الْحَقُّ وَمَوْعِظَةٌ وَذِكْرَى لِلْمُؤْمِنِينَ

Dan semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu; dan dalam surat ini telah datang kepadamu kebenaran serta pengajaran dan peringatan bagi orang-orang yang beriman. [Hud : 120].

Perenungan ini akan memacu semangat baru dalam mengarungi kehidupan yang terjal. Sebab ternyata ia tidak sendirian mengalami kepahitan, bahkan orang-orang terbaik yang pernah berjalan di muka bumi ini, semua pernah merasakan kepahitan. 


9. Membekali Diri Dengan Ilmu Agama

Orang yang berilmu itu lebih dahsyat dirasakan beratnya oleh setan daripada ahli ibadah yang yang tak berilmu. Tipu daya setan lemah di hadapan orang yang berilmu. Muadz bin Jabal Radhiyallahu 'anhu mengatakana,"Ia (ilmu) adalah teman dalam keadaan bahagia dan kesusahan, serta senjata di hadapan musuh".[4] 

Demikian beberapa langkah, agar kita mampu memupus putus asa. Kuatkan tekad, yaitu dengan selalu memiliki sifat optimis tak putus harapan, bercermin kepada orang-orang yang sukses melewati rintangan. Jauhkan hati dari sifat kerdil, karena ia hanya akan menambah kelemahan. 

Sumber :